Empat Perkara yang Harus Kita Akui

Empat Perkara Yang Harus Kita Terima dan Kita Akui:

1. Kita tidak terlepas dari kesalahan.
2. Kita tidak mungkin sukses atau gagal sepanjang waktu.
3. Kita tidak mungkin sukses tanpa berusaha keras.
4. Kegagalan bukan berarti akhir dari segalanya.
——————

Jangan pernah menyesal karena mengenal orang lain dalam kehidupan Anda.
Orang yang baik akan memberi Anda ‘kebahagiaan’.
Orang yang buruk akan memberi Anda ‘pengalaman’.
Orang yang jahat akan memberi Anda ‘pelajaran’.
——————-

Sesuatu yang benar-benar milik Anda dan orang lain tidak bisa mencabutnya dari Anda adalah pandangan Anda tentang kehidupan..
—————–

Pejamkan kedua mata Anda, tenangkan pikiran, lupakan semua perkara yang tidak Anda sukai, hirup nafas dalam-dalam dan ber-istighfar-lah, kemudian rasakan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan dalam diri Anda..
——————

Kecerdasan semata tidak akan menyampaikan Anda menggapai cita-cita, tapi kesungguhan dan keseriusan dengan pertolongan Allah yang menyampaikan Anda ke derajat yang tinggi..
——————

Musibah Besar..

Mutiara Hikmah Abdullah ibnul Mubarak rahimahullah:
“Termasuk musibah terbesar yang menimpa seseorang adalah ia mengetahui kekurangan dalam dirinya, kemudian ia tidak mempedulikannya dan tidak bersedih atasnya”.

Boss VS Leader

Apa perbedaan Boss dengan Leader? Silahkan simak dalam infografis berikut:

image

Boss takes credits, leader gives credit

image

Boss drives employees, leader coaches them

image

Boss uses people, leader develops people

image

Boss give commands to staff, leader asks them

image

Boss says "I", leader says "We"

image

Boss blames for the breakdown, leader fixes breakdown

image

Boss depends on authority, leader prioritizing on goodwill

image

Boss inspires fear, leader generates enthusiasm

Courtesy: http://m.businessinsider.in

Rumus Matematika: Love of God Kalahkan Hard Work, Knowledge dan Attitude

“Ah, matematika lagi. Payah…” “Matematika, membosankan, sulit…” Itulah kata sebagian siswa ketika belajar sains, terutama pelajaran matematika. Namun rupanya tidak semuanya sukar, memusingkan.

Sekarang mari Ikuti rumus di bawah ini, betapa manakjubkan dan mudah diingat.

Perhatikanlah huruf
1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10 = 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

Lihatlah, betapa cerdasnya dan terlihat simetris, bukan?

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321

Sekarang, mari kita gantikan angka-angka di atas ke dalam huruf abjad.

A B C D E F G H I
J K L M N O P Q
R S T U V W X Y Z

Kemudian dikonversi ke dalam bentuk angka:
1 2 3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14
15 16 17 18 19
20 21 22 23 24
25 26.

Selanjutnya, buatlah kalimat dan gantikan dengan huruf sesuai nomor urut lalu dikalikan bobot 100 persen.

Sekarang, mari kita ambil contoh kata-kata di bawah ini, yakni kerja keras, pengetahuan, dan sikap. Manakah yang paling besar bobotnya?

Bobot H-A-R-D-W-O-R-K (kerja keras)
8+1+18+4+23+ 15+18+11 = 98%

Dan

kadar K-N-O-W-L-E-D-G-E (pengetahuan)
11+14+15+23+ 12+5+4+7+ 5 = 96%, tapi
A-T-T-I-T-U-D-E (sikap)
1+20+20+9+20+ 21+4+5 = kadarnya 100%

Semua kata menyangkut kuasa manusia di atas rupanya kalah dari kadar kebesaran Allah, yakni Love God.

L-O-V-E-O-F-G-O-D
12+15+22+5+15+ 6+7+15+4 = 101%

Itulah artinya, seseorang tidak cukup hanya bekerja keras. Kita harus memeiliki ilmu pengetahuan yang memadai sehingga dapat bekerja cerdas. Setelah keduanya ada, pekerja keras dan ilmu untuk bekerja cerdas, dibutuhkan sikap terpuji dan tidak tercela.

Ketika segala upaya manusia telah coba dijalankan, tahap berikutnya dalah berserah kepada sang pencipta alam semesta, Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, genaplah pepatah menyebut: Religio Omnium Scientiarum Anima yang artinya agama adalah jiwa segala ilmu pengetahuan. [Sumber: Tribunnews.com]

Sumber:

http://www.sebarkanlah.com/inspirasi/rumus-matematika-love-of-god-kalahkan-hard-work-knowledge-dan-attitude/

18 Indikator Pendidikan Karakter Bangsa

Saat ini sering kita dengar istilah “membangun generasi bangsa yang berkarakter”, “Pembangunan Karakter Bangsa”, dan sebagainya. Suatu ketika seorang teman bertanya, “Tahukah kamu, apa saja pendidikan karakter bangsa?” Saya tidak bisa menjawab. Kemudian istri saya bilang, “Ada 18 Pendidikan Karakter bangsa”. Sementara itu teman yang lain bertanya “Semua harus ada indikatornya, kalau begitu apa saja indikator pendidikan karakter bangsa?”

Penasaran, akhirnya saya googling dan akhirnya menemukan 18 indikator pendidikan karakter bangsa yang dimaksud. Lantas mengapa hal ini perlu kita sebarluaskan?

Dengan seringnya tawuran antar pelajar dan menurunnya karakter berkebangsaan pada generasi maka dicetuskan pendidikan karakter bangsa sebagai wujud pendidikan karakter kebangsaan kepada peserta didik. Pendidikan karakter bangsa Indonesia. Dalam pelaksanaannya pendidikan karakter bangsa indonesia tidak berdiri sendiri tetapi berintegrasi dengan pelajan-pelajaran yang ada dengan memasukkan nilai-nilai karakter dan budaya bangsa Indonesia.

Pendidikan karakter bangsa bisa dilakukan dengan pembiasaan nilai moral luhur kepada peserta didik dan membiasakan mereka dengan kebiasaan (habit) yang sesuai dengan karakter kebangsaan. Berikut 18 Indikator Pendidikan Karakter bangsa sebagai bahan untuk menerapkan pendidikan karakter bangsa:
1. Religius  ; Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama  yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, serta hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

INDIKATOR SEKOLAH
A Merayakan hari-hari besar keagamaan.
B Memiliki fasilitas yang dapat digunakan untuk beribadah.
C Memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk melaksanakan ibadah.

INDIKATOR KELAS
A Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran.
B Memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk melaksanakan ibadah.

2. Jujur ; Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai
orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

INDIKATOR SEKOLAH
A Menyediakan fasilitas tempat temuan barang hilang.
B Tranparansi laporan keuangan dan penilaian sekolah secara berkala.
C Menyediakan kantin kejujuran.
D Menyediakan kotak saran dan pengaduan.
E Larangan membawa fasilitas komunikasi pada saat ulangan atau ujian.
INDIKATOR KELAS
A Menyediakan fasilitas tempat temuan barang hilang.
B Tempat pengumuman barang temuan atau hilang.
C Tranparansi laporan keuangan dan penilaian kelas secara berkala.
D Larangan menyontek.

3. Toleransi  ; Sikap dan  tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku,
etnis,pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya

INDIKATOR SEKOLAH
A Menghargai dan memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh warga sekolah tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial, status ekonomi, dan kemampuan khas.
B Memberikan perlakuan yang sama terhadap stakeholder tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial, dan  status ekonomi.

INDIKATOR KELAS
A Memberikan pelayanan yang sama terhadap seluruh warga kelas tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial, dan status ekonomi.
B Memberikan pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus.
C Bekerja dalam kelompok yang berbeda.

4. Disiplin ; Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

INDIKATOR SEKOLAH
A Memiliki catatan kehadiran.
B Memberikan penghargaan kepada warga sekolah yang disiplin.
C Memiliki tata tertib sekolah.
D Membiasakan warga sekolah untuk berdisiplin.
E Menegakkan aturan dengan memberikan sanksi secara adil bagi pelanggar tata tertib sekolah.
F Menyediakan peralatan praktik sesuai program studi keahlian (SMK).

INDIKATOR KELAS
A Membiasakan hadir tepat waktu.
B Membiasakan mematuhi aturan.
C Menggunakan pakaian praktik sesuai dengan program studi keahliannya (SMK).
D Penyimpanan dan pengeluaran alat dan bahan (sesuai program studi keahlian) (SMK).

5. Kerja Keras ; Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar, tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

INDIKATOR SEKOLAH
A Menciptakan suasana kompetisi yang sehat.
B Menciptakan suasana sekolah yang menantang dan memacu untuk bekerja keras.
C Memiliki pajangan tentang slogan atau motto tentang kerja.

INDIKATOR KELAS
A Menciptakan suasana kompetisi yang sehat.
B Menciptakan kondisi etos kerja, pantang menyerah, dan daya tahan belajar.
C Mencipatakan suasana belajar yang memacu daya tahan kerja.
D Memiliki pajangan tentang slogan atau motto tentang giat bekerja dan belajar.

6. Kreatif ; Berpikir dan melakukan sesuatu untuk  menghasilkan cara atau hasil baru dari  sesuatu yang telah dimiliki.

INDIKATOR SEKOLAH
A. Menciptakan situasi yang  menumbuhkan daya  berpikir dan bertindak kreatif.

INDIKATOR KELAS
A Menciptakan situasi belajar yang bisa menumbuhkan daya pikir dan bertindak kreatif.
B Pemberian tugas yang menantang munculnya karya-karya baru baik yang autentik maupun modifikasi.

7. Mandiri ; Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

INDIKATOR SEKOLAH
Menciptakan situasi sekolah yang membangun kemandirian peserta didik.

INDIKATOR KELAS
Menciptakan suasana kelas yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bekerja mandiri.

8. Demokratis ; Cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama  hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

INDIKATOR SEKOLAH
A Melibatkan warga sekolah dalam setiap pengambilan keputusan.
B Menciptakan suasana  sekolah yang menerima perbedaan.
C Pemilihan kepengurusan OSIS secara terbuka.

INDIKATOR KELAS
A Mengambil keputusan kelas secara bersama melalui musyawarah dan mufakat.
B Pemilihan kepengurusan kelas secara terbuka.
C Seluruh produk kebijakan  melalui musyawarah dan mufakat.
D Mengimplementasikan model-model pembelajaran yang dialogis dan interaktif.

9. Rasa Ingin Tahu; Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar.

INDIKATOR SEKOLAH
A Menyediakan media komunikasi atau informasi (media cetak atau media
elektronik) untuk berekspresi bagi warga sekolah.
B Memfasilitasi warga sekolah untuk bereksplorasi dalam pendidikan, ilmu
pengetahuan, teknologi, dan budaya.

INDIKATOR SEKOLAH
A Menciptakan suasana kelas yang mengundang rasa ingin tahu.
B Eksplorasi lingkungan secara terprogram.
C Tersedia media komunikasi atau informasi (media cetak atau media elektronik).

10. Semangat Kebangsaan; Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan
kelompoknya.

INDIKATOR SEKOLAH
A Melakukan upacara rutin sekolah.

B Melakukan upacara hari-hari besar nasional.
C Menyelenggarakan peringatan hari kepahlawanan nasional.
D Memiliki program melakukan kunjungan ke tempat bersejarah.
E Mengikuti lomba pada hari besar nasional.

INDIKATOR KELAS
A Bekerja sama dengan teman sekelas yang berbeda suku, etnis, status sosial-ekonomi.
B Mendiskusikan hari-hari besar nasional.

11. Cinta Tanah Air ; Cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan  yang tinggi terhadap bahasa,  lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.

INDIKATOR SEKOLAH
A Menggunakan produk buatan dalam negeri.
B Menyediakan informasi  (dari sumber cetak, elektronik) tentang kekayaan alam dan budaya Indonesia.
B Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

INDIKATOR KELAS
A Memajangkan: foto presiden dan wakil presiden, bendera negara, lambang negara, peta Indonesia, gambar kehidupan masyarakat Indonesia
B. Menggunakan produk buatan dalam negeri.

12. Menghargai Prestasi; Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat,  mengakui, dan menghormati keberhasilan orang lain.

INDIKATOR SEKOLAH
A Memberikan penghargaan atas hasil prestasi kepada warga sekolah.
B Memajang tanda-tanda penghargaan prestasi.

INDIKATOR KELAS
A Memberikan penghargaan atas hasil karya peserta didik.
B Memajang tanda-tanda penghargaan prestasi.
C Menciptakan suasana pembelajaran untuk memotivasi peserta didik berprestasi.

13. Bersahabat/ Komunikatif; Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.

INDIKATOR SEKOLAH
A Suasana sekolah yang memudahkan terjadinya interaksi antarwarga sekolah.
B Berkomunikasi dengan bahasa yang santun.
C Saling menghargai dan menjaga kehormatan.
D Pergaulan dengan cinta kasih dan rela berkorban.

INDIKATOR KELAS
A Pengaturan kelas yang memudahkan terjadinya interaksi peserta didik.
B Pembelajaran yang dialogis.
C Guru mendengarkan keluhan-keluhan peserta didik.
D Dalam berkomunikasi, guru tidak menjaga jarak dengan peserta didik.

14. Cinta Damai; Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya

INDIKATOR SEKOLAH
A Menciptakan suasana sekolah dan bekerja yang nyaman, tenteram, dan harmonis.
B Membiasakan perilaku warga sekolah yang anti kekerasan.
C Membiasakan perilaku warga sekolah yang tidak bias gender.
D Perilaku seluruh warga sekolah yang penuh kasih sayang.

INDIKATOR KELAS
A Menciptakan suasana kelas yang damai.
B Membiasakan perilaku warga sekolah yang anti kekerasan.
C Pembelajaran yang tidak bias gender.
D Kekerabatan di kelas yang penuh kasih sayang.

15.  Gemar Membaca; Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

INDIKATOR SEKOLAH
A Program wajib baca.
B Frekuensi kunjungan perpustakaan.
C Menyediakan fasilitas dan suasana menyenangkan untuk membaca.

INDIKATOR KELAS
A Daftar buku atau tulisan yang dibaca peserta didik.
B Frekuensi kunjungan perpustakaan.
C Saling tukar bacaan.
D Pembelajaran yang memotivasi anak menggunakan referensi.

16. Peduli Lingkungan; Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

INDIKATOR SEKOLAH
A Pembiasaan memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
B Tersedia tempat pembuangan sampah dan tempat cuci tangan.
C Menyediakan kamar mandi dan air bersih.
D Pembiasaan hemat energi.
E Membuat biopori di area sekolah.
F Membangun saluran pembuangan air limbah dengan baik.
G Melakukan pembiasaan memisahkan jenis sampah organik dan anorganik.
H Penugasan pembuatan kompos dari sampah organik.
I Penanganan limbah hasil praktik (SMK).
J Menyediakan peralatan kebersihan.
K Membuat tandon penyimpanan air.
L Memrogramkan cinta bersih lingkungan.

INDIKATOR KELAS
A Memelihara lingkungan kelas.
B Tersedia tempat pembuangan sampah di dalam kelas.
C Pembiasaan hemat energi.
D Memasang stiker perintah mematikan lampu dan menutup kran air pada setiap ruangan apabila selesai digunakan (SMK).

17. Peduli Sosial; Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

INDIKATOR SEKOLAH
A Memfasilitasi kegiatan bersifat sosial.
B Melakukan aksi sosial.
C Menyediakan fasilitas untuk menyumbang.

INDIKATOR KELAS
A Berempati kepada sesama teman kelas.
B Melakukan aksi sosial.
C Membangun kerukunan warga kelas.

18. Tanggung Jawab; Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan
Tuhan Yang Maha Esa.

INDIKATOR SEKOLAH
A Membuat laporan setiap kegiatan  yang dilakukan dalam bentuk lisan maupun tertulis.
B Melakukan tugas tanpa disuruh.
C Menunjukkan prakarsa untuk mengatasi masalah dalam lingkup terdekat.
D Menghindarkan kecurangan dalam pelaksanaan tugas.

INDIKATOR KELAS
A Pelaksanaan tugas piket secara teratur.
B Peran serta aktif dalam kegiatan sekolah.
C Mengajukan usul pemecahan masalah.

Sebagian tulisan di sini dikutip dari: http://belajaronlinegratis.com/content/18-indikator-pendidikan-karakter-bangsa

Download Logo NU Animasi SWF

Setelah saya melihat adanya kebutuhan logo NU animasi yang diminta rekan2 dan sahabat-sahabat pada artikel saya yang berjudul “Download Logo NU dan Perangkat Organisasi”. Maka saya sempatkan untuk mengupload logo NU animasi format SWF (Shockwave Flash) yang sumbernya dari website resmi PBNU (http://www.nu.or.id).

Mengingat logo ini berformat swf, maka untuk beberapa browser harus dilengkapi dengan plugin flash (kecuali Google Chrome sudah terintegrasi).

Ternyata wordpress tidak mengizinkan upload format file .swf/rar/zip, maka logonya saya upload di tempat lain. Silakan klik link UNDUH LOGO NU ANIMASI SWF untuk mengunduhnya.

Oh, ya. dulur-dulur boleh meninggalkan komentar. Tapi marilah kita jaga tali silaturrahim. Boleh berdiskusi, tapi jagalah tali persaudaraan. Janganlah para sedulur ini saling menjelek-jelekkan satu-sama lain. Oke?

Wallahul muwaffiq ilaa aqwamith thaariiq

Mulanya Pindah Web Barudi MAROEBENI.CO.CC Tapi…

Mulanya saya sudah membuat blog baru dengan menginstall wordpress di hosting sendiri (walau gratisan). Alamatnya http://maroebeni.co.cc. (domainnya juga yang gratisan). Alhamdulillah, berhasil dan sempat eksis.

Namun suatu ketika (saya lupa tanggalnya) dalam seketika, database saya terhapus tanpa saya sempat menyimpan backup tabel php. Saya terkesima, terperanjat (dan berbagai kata kerja yang senada lainnya…). Selama beberapa waktu saya masih dilanda stress dan vakum menulis blog lagi.

Lantas saya berpikir “Ini tidak menyelesaikan masalah. Dan ini menyimpang dari semboyan saya. ‘menambah ilmu dengan membagikannya…’ Kalau saya tidak menulis, bagaimana saya dapat menambah ilmu lebih luas dan lebih cepat?” Saya mulai membuka blog-blog saya yang lain…. Tapi saya masih belum menulis. Paling-paling saya hanya menulis catatan kecil melalui Facebook. Saya catat hal-hal yang sudah saya pelajari. Bahkan mungkin yang orang anggap remeh temeh.

Tahun 2010 saya diterima PNS di Dinas Kominfo Kota Malang. Alhamdulillah saya menemukan sarana berbagi melalui web Media Center Kendedes Kota Malang. Web ini saya coba rintis, sebagai bentuk pelayanan akan kebutuhan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dan yang paling penting menyalurkan rasa kecewa saya saat saya kehilangan berbagai tulisan di blog pribadi maroebeni.co.cc

Ketika suatu saat saya melihat kata-kata motivasi dari seorang teman di Facebook yang berbunyi:

Ilmu itu ibarat hewan liar…dan “mencatat” adalah
tali pengekangnya (imam syafi’i).
Dan sebaik -baik pengekang adalah
“mengamalkannya”…. jadi segeralah
mengamalkan ilmu yg baru kalian dpt agar tidak
hanya “berlompatan” di akalmu….tapi bisa
menjadi “jinak” di hatimu….

 

Saya semakin termotivasi untuk kembali ke rumah lama saya di sini (maroebeni.wordpress.com). Saya masih enggan menulis di maroebeni.co.cc karena penuh keterbatasan. Ini mungkin pengalaman buat teman, atau siapa saja yang mencoba hosting gratisan yg masih diragukan. Jangan lupa untuk selalu buat backup database.

Malang, 28 November 2011

Read the rest of this entry

Gus Taufik Menikah!!

Alhamdulillah. Salah satu Rekanku mantan Ketua PAC IPNU Blimbing, dan PC IPNU Kota Malang insya Allah akan segera melepas masa lajangnya untuk menyempurnakan separuh agamanya pada Bulan Desember 2008 ini. Ini sudah takkonfirmasi dan aku juga sudah terima undangannya. Rekan, sahabat, saudaraku yang telah banyak berjuang bersamaku dalam suka dan duka itu adalah:

TAUFIK HIDAYATULLAH

menikah dengan

RIRIN NURBAIKHA

Insya Allah akad nikah dilaksanakan pada:

Hari Kamis, 4 Desember 2008 habis Isya’ (jam 19.00an lah) di rumahnya sang calon mertua tah di Balearjosari-Blimbing-Malang.

Temu Mantennya pada:

Hari Jum’at, 5 Desember 2008 di rumah istri juga

Sedangkan resepsi ngunduh mantunya pada:

Hari Sabtu, 6 Desember 2008, waktunya bebas, bertempat di Jl. Payaman 71 RT 01 RW 01 Balearjosari-Blimbing-Malang (daleme Gus Taufik dhewe tah…)

Terakhir.

Semoga melalui pernikahan ini, Gus Taufik dijadikan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah, dan segeri diberi keturunan yang sholih/sholihah

Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khoiir

Otomasi Perpustakaan – Manual Athenaeum Light 6.0

Manual Athenaeum Light 6.0

Disusun oleh KALI (Komunitas Athenaeum Light Indonesia – saya modifikasi sedikit)

APA ITU ATHENAEUM LIGHT
Kata Athenaeum diambil dari bahasa Yunani, yang artinya perpustakaan atau reading room. Nama ini digunakan oleh Sumware Consulting, NZ untuk nama produk perangkat lunak “gratisan” yang mereka buat.

Versi Light, adalah versi sederhana dan merupakan potongan dari versi yang lebih lengkap Athenaeum Pro (tidak gratis). Sekalipun aplikasi ini adalah gratisan dan sekedar potongan perangkat lunak untuk tujuan promosi, nampaknya fitur-fitur dalam Athenaeum Light masih sangat menarik untuk dipakai sebagai salah satu sarana otomatisasi perpustakaan secara sederhana. Tentang Athenaeum bisa dilihat di http://sumware.co.nz/athenaeum/light.php

Selain menyuguhkan fasilitas untuk mengemas pangkalan data buku (collections), aplikasi ini juga menyediakan fasilitas untuk melakukan peminjaman dan membuat laporan. Fasilitas lain seperti seperti pembuatan label, barcode, statistik dan stock opname juga disediakan. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri yang jarang dijumpai pada aplikasi gratisan lain.

Athenaeum dibangun dari Software Database Filemaker Pro 6.0 (www.filemaker.com). Sebuah perangkat lunak untuk mengelola data dengan operasi yang sangat mudah dan sederhana. Kemudahan yang diberikan Filemaker telah menobatkannya sebagai software yang “paling mudah” digunakan, versi majalah PC World 2004. Kemudahannya pula yang memberi peluang pada banyak orang (non-programer) mampu untuk memodifikasi bahkan membuat sendiri sebuah aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan,

Athenaeum Light 6.0 dikemas secara open-script, artiya kode atau formula di dalamnya tidak ditutup oleh pembuatnya. Hal ini memudahkan para pemakainya untuk meperbaiki, memodifikasi tampilan, field, bahasa, serta relasi data sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

DIMANA CARI SOFTWARENYA?

Ini software free alias tidak berbayar. Anda bisa mendapatkannya dengan mendownload di sini (4shared) atau di “download software Athenaeum Light 6.0” (rapidshare) dan “download manual bahasa Indonesia” (rapidshare)
INSTALASI DAN KONFIGURASI
Athenaeum Light 6.0 dikemas secara runtime [exe] dan bekerja pada OS Windows / 95 / 98/ ME / 2000 / XP. Dengan mengkopi seluruh file ke dalam perangkat keras (copy paste). Aplikasi ini bisa dibuka dengan meng “klik” 2x.

Athenaeum Light Application atau EXE

MEMBUKA PROTEKSI (READ ONLY)

Untuk dapat melakukan entry data dan perintah lain secara penuh, maka proteksi (read only) yang umumnya jika kita mengkopi Athenaeum Light dari CD-ROM ke komputer dengan OS Windows / 95 / 98/ ME / 2000 / XP harus dibuka terlebih dahulu.
Caranya adalah sebagai berikut;

Klik kanan pada folder Athenaeum Light à Properti

2. Hilangkan status Read Only yang masih aktif dengan cara mengklik tanda check list-
3. Tanda check-list Read-only telah hilang

Pilih Apply à pilih Apply changes to this folder, subfolders and file
Catatan: untuk OS Windows XP perintah di atas bisa diabaikan.

MENGGUNAKAN ATHENAEUM LIGHT 6.0

Klik 2x pada file Athenaeum Light Application atau EXE

Lalu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini

Password
Ada 3 pilihan password untuk membuka Athenaeum Light 6.0
Masukkan password (pilih salah satu password di bawah ini) à ok
Admin (tertinggi) : merdeka
Petugas/pustakawan : freedom
Pengguna (OPAC) : user

Untuk Athenaeum 8.5 v.1 : Kolom user name DIKOSONGI SAJA

Interface (tampilan depan) Athenaeum Light 6.0 dengan menggunakan password merdeka atau freedom

Interface (tampilan depan) Athenaeum Light 6.0 dengan menggunakan password user

MENU ADMINISTRASI

Pada interface (tampilan depan) Athenaeum Light 6.0, terdapat menu Administrasi yang berfungsi untuk merubah beberapa setting seperti memasukkan data organisasi, memasukkan nama administrator, merubah setting athenaeum menjadi multi-user, menetapkan jumlah maksimal buku yang dapat dipinjam, membuat batasan masa atau waktu peminjam dan juga merubah default kertas yang akan dicetak.

Memasukkan Nama dan Logo Organisasi serta Nama Petugas dan Jabatannya

Pilih menu Administrasi, kemudian isilah nama organisasi, nama petugas serta jabatannya dan bila perlu masukkan logo organisasi anda.
Contoh:
Nama Organisasi : Perpustakaan Indonesia Membaca
Nama Admin/petugas : Edo Kasela
Jabatan : Librarian
Maksimum buku yang boleh dipinjam : 10 buku / items
Jangka waktu peminjaman : 14 hari termasuk hari Sabtu dan Minggu (dengan merubah tombol off ke on). Jika jangka waktu peminjaman selama 14 hari tidak termasuk hari Sabtu dan Minggu, maka pindahkan tombol On ke posisi Off.

MENU INFORMASI

Menu ini digunakan untuk memasukkan informasi cara pemakaian Athenaeum, peraturan perpustakaan dan informasi apa saja yang ditujukan kepada pemakai perpustakaan.
Untuk mengisi informasi serta peraturan-peraturan perpustakaan, cukup mengetikkan aturan-aturan/informasi pada kolom yang tersedia.

Lihat gambar di bawah ini :

MENU PENCARIAN

Menu ini berfungsi sebagai katalog untuk mencari buku. Pada menu ini terdapat beberapa fasilitas untuk mencari / menemukan kembali suatu koleksi dengan menggunakan beberapa metode:
1. Fast Find
Pencarian suatu koleksi dengan pendekatan keyword. Dengan mengetikkan keyword, kita dapat memperoleh beberapa list buku yang sesuai dengan keyword yang kita ketikkan pada kolom pencarian.
Contoh
Ketiklah keyword management à Klik OK (tombol ENTER tidak dapat digunakan sebagai shortcut OK) maka akan muncul list buku yang berkaitan dengan kata kunci yang diketik.

2. Easy
Pencarian suatu koleksi dengan menggunakan empat (4) pendekatan, pendekatan judul, pengarang, subyek dan nomor panggil (call number)

3. Detail
Pencarian detail, biasanya digunakan oleh para pengelola perpustakaan dalam mencari koleksi menurut kategori yang lebih detail.
Contohnya, mencari buku dengan kriteria tertentu yaitu dengan pendekatan penerbit tertentu, harga tertentu, jenis tertentu dan lainnya.

Berikut ini gambar tampilan penelusuran secara detail

KATALOG

Katalog pada Athenaeum, telah disesuaikan dengan standar AACR (Anglo-American Cataloguing Rules). Hal ini memudahkan pengguna Athenaeum untuk langusng memasukkan data pada setiap field-fieldnya.
Salah satu katalog Athenaeum:
Bagaimana cara mengisi data buku atau koleksi kita pada katalog Athenaeum?
1. Klik tombol Isi data yang ada di bagian atas
2. Ketik data yang telah kita buat pada setiap field
3. untuk mengisi tampilan cover buku atau koleksi, lakukan copy and paste

Contoh:
Judul : Aku seorang pustakawan
Pengarang : Mulan Kwok
Subyek : pustakawan, novel, perpustakaan
Item id : 0306060001
ISBN : 0-7879-5077-7

Jika telah selesai mengisi data, klik gambar rumah (home) yang ada di pojok sebelah kiri. Athenaeum akan menyimpan data yang sudah kita masukkan secara otomatis.

Jika kita menginginkan buku ini menjadi buku reference, maka pilihlah tab Admin
Kemudian berikan check list dengan cara mengklik kolom Not for issue.

MENGISI DATA ANGGOTA

Untuk mengisi data anggota, pilih menu Anggota pada tampilan awal, kemudian pilih Isi data, dan masukkan data yang kita miliki

PEMINJAMAN

Jika sudah ada data buku dan data anggota, kita dapat melakukan transaksi peminjaman dan pengembalian buku.

Untuk melakukan peminjaman, klik menu Peminjaman

Masukkan No. ID Anggota, jika berhasil, akan muncul nama anggotanya.
Kemudian, masukkan no. ID buku/koleksi, kemudian klik OK.

PENGEMBALIAN

Untuk melakukan pengembalian, masukkan no. ID buku/koleksi kemudian klik OK

PERPANJANGAN

Jika ada anggota yang belum sempat untuk mengembalikan buku/koleksi tepat waktu, ia dapat melakukan perpanjangan masa peminjaman, Athenaeum menyediakan fasilitas tersebut untuk memenuhi kebutuhan anggota untuk memperpanjang masa peminjaman.

Klik tab Perpanjangan, masukkan no. id buku/koleksi yang akan diperpanjang.

MEMBUAT BARCODE

Athenaeum Light, menyediakan fasilitas untuk membuat barcode yang berfungsi untuk memudahkan pengelola perpustakaan/taman bacaan dalam melakukan transaksi peminjaman, pengembalian dan juga perpanjangan buku.

Untuk membuat barcode yang diperlukan adalah meng-install font barcode terlebih dahulu ke komputer kita.
Caranya: buka folder seperti yang terlihat di bawah ini
Kemudian copy file yang di-shortir biru, dan paste di folder Font Windows
Buka Athenaeum, dan pilih menu Katalog, pilih Fasilitas Lain
Maka akan muncul tampilan seperti ini;

klik menu Print yang terdapat dalam kolom Barcode & DDC, kemudian OK
maka akan muncul tampilan seperti ini:

pastikan komputer kita telah terkoneksi dengan printer, kemudian pilih menu Continue yang terdapat di sebelah kiri, pilih OK jika kita ingin mengeprint. Kertas A4 dapat memuat 21 barcode yang akan di cetak.

MEMBUAT KARTU KATALOG

Ada beberapa perpustakaan/taman bacaan yang memerlukan kartu katalog secara manual, meskipun katalog tersebut telah berbentuk elektronik.

Berikut ini cara membuat kartu katalog
Pilih menu Katalog, kemudian klik Fasilitas Lain dan pilih Kartu Katalog

Agar tidak terpotong seperti tampilan di atas, maka sebelum kita mencetak ubahlah set up kertas menjadi landscape. Kertas A4 dapat mencetak 6 kartu katalog.

MEMBUAT LABEL

Sebelum kita membuat label, pastikan dalam tampilan katalog, kita telah memasukkan data pada kolom Nomor Panggil yang terdapat di sebelah kanan.

Jika kita telah memasukkan data pada kolom Nomor Panggil, pilihlah menu Fasilitas Lain, kemudian pilih Item Label, kemudian Ok. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini

Pilih Continue, kemudian Ok

15 ATURAN TYPOGRAPHY

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai tipografi (huruf) dalam pembuatan desain:

1. Untuk Readibility atau keterbacaan yang optimal pergunakan jenis huruf yang secara fisik sederhana dan umum sehingga mudah dikenali.

2. Jangan terlalu banyak mempergunakan jenis huruf dalam sebuah kesempatan. Pergunakan maksimal 3 jenis huruf.

3. Jangan takut mempergunakan satu jenis huruf saja. Karena satu jenis huruf tidak akan monoton bila digali potensi Type familynya.

4. Untuk membedakan dan memberi penekanan pada informasi pergunakan Point Size yang berbeda sesuai dengan hirarki dan prioritas informasinya.

5. Jangan membuat kolom untuk Body Text terlalu panjang, karena akan melelahkan mata. Panjang kolom ideal maksimal 10 cm.

6. Point Size untuk Body Text jangan terlalu kecil karena sulit dibaca ataupun terlalu besar karena makan ruang. Idealnya adalah 9 sampai 12 point, walaupun bisa dibuat 8 sampai 15 point tergantung kebutuhan.

7. Hindari pemakaian jenis huruf yang hampir sama, karena masyarakat umum belum tentu dapat menangkap perbedaannya.

8. Teks yang ditulis dengan huruf capital atau Upper case semua akan lebih sulit dibaca dari pada pemakaian kombinasi Upper case dan Lower case.

9. Kerning atau jarak antar huruf yang terlalu dekat atau terlalu jauh akan mengganggu kenyamanan membaca. Temukan jarak ideal sesuai dengan kenyamanan dan kebutuhan.

10. Leading atau jarak antar baris yang terlalu dekat atau terlalu jauh akan mengganggu kenyamanan membaca. Temukan jarak ideal sesuai dengan kenyamanan dan kebutuhan.

11. Untuk pembacaan optimal pergunakan komposisi baris teks atau Aligment yang umum seperti rata kiri, rata kanan, rata kiri-kanan dan rata tengah.

12. Huruf yang terlalu ramping atau Condensed dan terlalu lebar atau Expanded akan mengganggu kenyamanan membaca. Jadi pergunakan untuk kebutuhan yang khusus.

13. Jaga integritas ketikan dengan mengatur huruf dan kata pada Base Line atau garis dasar.

14. Untuk kemudahan baca atau Readibility apabila bekerja dengan warna, pastikan ada kontras warna yang cukup antara teks dengan Back ground.
15. Teks dengan warna tua dan Back ground dengan warna muda akan lebih mudah dibaca dari pada teks warna muda dengan Back ground warna tua.

Sebaiknya Jangan melanggar aturan-aturan tersebut tanpa tujuan dan kepentingan yang lain.

======

Ini ada web menarik untuk dikunjungi: http://www.desainmultimedia.com

trims untuk mr. wilmar pratama