Manajemen Organisasi


Manajemen bukanlah ilmu murni, tetapi merupakan aplikasi science induknya adalah Ilmu Administrasi. Istilah manajemen sendiri bisa berarti macam-macam meskipun ilmu manajemen sering diartikan sebagai ilmu pengelolaan. Pada materi ini akan kita batasi artinya dalam pengertian yang umum, yaitu suatu proses pengelolaan kegiatan dari suatu program.

Adapun 3 unsur pokok manajemen adalah:

1. Administrasi

2. Organisasi

3. Manajemen (itu sendiri)

Administrasi secara sempit diartikan sebagai suatu usaha, pengarsipan, tulis menulis, catat mencatat, dll.

Administrasi secara luas dibagi atas administrasi pemerintahan dan swasta.

Proses administrasi sendiri sering diartikan sebagai satu bentuk kerjasama antara dua orang atau lebih. Sedang pada penjabaran yang lebih luas dengan banyaknya anggota yang dihimpun untuk mencapai tujuan yang lebih besar diperlukan tempat/wadah yang disebut organisasi.

Jadi pengertian organisasi adalah Suatu tempat atau wadah yang dapat dipakai oleh anggota untuk menghimpun para anggota dalam mencapai tujuan yang lebihh besar.

Langkah-langkah penyusunan organisasi

1. Job Analysis

2. Reqruitment

3. Job description

Organisasi dibagi 2:

1. Formal, adalah suatu wadah yang di dalamnya terdapat susunan kepengurusan terstruktur dan masing-masing mempunyai tugas yang jelas dan program yang sistematis (di kalangan NU umumnya disebut jam’iyyah).

2. Non Formal, adalah wadah orang-orang yang mempunyai tujuan bersama namun tidak mempunyai struktur yang baku, dan tidak ada tugas yang sistematis. (di kalangan NU umumnya disebut jama’ah).

Biasanya organisasi formal akan memberikan perubahan terhadap anggotanya, juga perubahan sosial terhadap organisasi sendiri antara lain:

· Perubahan peranan dan tujuan organisasi

· Membesarnya ukuran dan kompleksitas organisasi

· Tujuan organisasi menjadi lebih komplek dan sukar

· Penggunaan teknologi yang maju

· Adanya bentuk organisasi yang baru

· Perubahan pandangan terhadap manusia

Manajemen diartikan sebagai ilmu pengelolaan (seperti yang tersebut di atas) memiliki beberapa komponen 5M, yaitu: Man, Method, Money, Machine, dan Material.

Secara umum fungsi-fungsi pokok manajemen dirumuskan oleh George Terry sebagai 4P, yaitu Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Pelaksanaan (Actuating), dan Pengendalian (Controlling). Tetapi banyak juga para ahli yang lain yang mempunyai pendapat berbeda tentang fungsi-fungsi manajemen, meskipun pada intinya sama. Hanya ada beberapa tambahan atau pengurangan dalam beberapa hal.

Fungsi-fungsi pokok dari manajemen yang harus dilaksanakan adalah:

1. Planning (merencanakan), merancang hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam pembentukan suatu badan, termasuk di dalamnya survey kebutuhan dan rancang bangun media yang digunakan serta jadwal kerja dan teknis administrasi.

2. Organizing (mengorganisasi), membentuk kelompok yang sekaligus memberi pembagian kerja antar anggota kelompok.

3. Actuating (melaksanakan), sudah merupakan fungsi langsung dari suatu proses. Pada tahapan ini sesungguhnya tanggung jawab para anggota sudah mulai dirasakan manfaatnya.

4. Controlling (mengendalikan), mengamati jalannya proses yang terjadi dari pelaksanaan yang ada untuk kemudian memberi masukan atau melakukan perbaikan (evaluasi).

Posted on 2 Maret 2008, in Organisasi. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: